Pengertian, Contoh dan Macam-Macam Preposisi
Venusastra.com – Hai pembaca! Pada kesempatan kali ini saya
hendak membagikan materi yang saya harap bisa berguna dan membantu anda yang
sedang mempelajari Preposisi. Nah, sebelum kita lanjut pada pembahasan dan
contoh kalimatnya, mari kita cek lebih dahulu Apa sih Preposisi itu?
Pengertian Preposisi
Preposisi berasal dari Bahasa Latin yang berarti prae,
"sebelum" dan ponere, "menempatkan, tempat". Preposisi
(kata depan) berguna untuk menandai berbagai hubungan makna antara kata di
depan preposisi dengan kata yang berada di belakang preposisi.
Apa sih Kata Depan itu?
Kata yang digunakan di muka kata benda untuk menghubungkan
kata dengan Klausa dengan klausa/kalimat dengan kalimat.
Contoh kata depan:
- · Tempat berada: di, pada, dalam atas dan antara.
- · Arah asal: dari
- · Arah tujuan: ke, kepada, akan dan terhadap
- · Pelaku: oleh
- · Alat: dengan dan berkat
- · Perbandingan: dari pada
- · Hal/masal: tentang, mengenai
- · Akibat: hingga, sampai
- · Tujuan: untuk, buat, guna dan bagi
Lalu, Ada berapa macam Preposisi?
Ditinjau dari bentuknya, preposisi ada dua macam, yaitu
preposisi
tunggal dan gabungan.
1. Preposisi Tunggal
Preposisi tunggal adalah preposisi yang hanya terdiri atas
satu kata. Bentuk preposisi tunggal sebagai berikut:
a. Kata dasar (misal: di, ke, dari, dan pada)
Contoh: Yang dimaksud karya tulis di sini adalah karangan
ilmiah.
b. Kata berafiks (misal: selama, mengenai, dan sepanjang)
Contoh: Puisi merupakan pengalaman batin penyair mengenai kehidupan
manusia, alam, dan Tuhan melalui media bahasa yang estetis.
2. Preposisi Gabungan
a. Preposisi yang berdampingan adalah preposisi yang terdiri
atas dua preposisi yang letaknya berurutan (misal: daripada, kepada, selain
dari).
Contoh: Buku itu diberikan kepada ibu.
b. Preposisi yang berkorelasi adalah preposisi yang terdiri
atas dua unsur yang dipakai berpasangan tetapi terpisah oleh kata atau frasa lain
(misal: antara ... dan ..., dari ... sampai ..., sejak ... hingga ...).
Contoh: Antara puisi Asmaradana karya Goenawan Mohamad dan cerita
rakyat Damarwulan memiliki persamaan.
Mungkin sekian yang bisa saya sampaikan pada postingan kali
ini. Untuk bertanya, memberikan kritik/saran atau ada kepentingan lainnya silakan
layangkan di kolom komentar postingan ini. Apabila ada kekeliruan dalam
menyampaikan materi, saya sangat menunggu saran dari para pembaca J
Referensi materi diambil dari website:


Komentar
Posting Komentar